(Foto) Semilir Suara Jiwa di Aleppo yang Setengah Mati (Catatan dari Suriah-4)

ALEPPO, Senin (SahabatAlAqsha.com | SahabatSuriah.com): 

Nama kota: Aleppo atau Halab

Lokasi: Suriah Utara, sekitar 65 kilometer dari perbatasan Turki

Penduduk sebelum perang: Sekitar 2 juta orang

Sejak Ramadhan tahun lalu, rakyat Aleppo bertekad tak mau diam dihinakan dan di-bully oleh rezim Nusairiyah-Alawiyah (Syiah) yang sedang mengamuk mempertahankan kekuasaannya. Sudah terlalu banyak anak-anak yang dibunuh. Sudah terlalu banyak perempuan dinistakan. Sudah terlalu banyak yang kehilangan tempat tinggal.

Sesudah bulan suci itu, rakyat Aleppo bangkit melawan dengan apa yang ada di tangan. Jawaban dari rezim murka itu sungguh dahsyat. Tak pandang rumah tinggal atau masjid atau rumah sakit dihancurkan dengan penuh birahi.

Relawan Gaza yang bersama kita berkata, “Krisis yang dialami saudara-saudara kita di Aleppo mencapai tiga kali lebih parah dari yang sedang dialami Gaza.”

Benteng Nuruddin Zinki yang berdiri gagah di jantung kota, didesain sejak zaman Romawi untuk bertahan melawan 5 tahun pengepungan, sepenuhnya dikuasai tentara rezim. Konon kabarnya dibantu juga oleh milisi Iran dan Syiah Lebanon.

Dengan izin Allah, rakyat Muslimin Ahlussunnah wal Jama’ah menghalau angkara murka semeter demi semeter. Kini kota itu itu terbelah dua. Foto-foto di bawah ini direkam oleh relawan kita dengan sepenuh hati. Sambil berusaha mendengarkan semilir jiwa di jantung Aleppo yang setengah mati. Semoga Allah segera menangkan Al-Haq, dan kita termasuk di dalamnya.* (Sahabat Al-Aqsha | Sahabat Suriah)

Kubah masjid yang bolong dihajar bom. foto: Sahabat Al-Aqsha | Sahabat Suriah (dari Aleppo)
Al-Quran dan kitab-kitab ulumud-din yang ditemukan berserakan di sebuah rumah yang dihancurkan. foto: Sahabat Al-Aqsha | Sahabat Suriah (dari Aleppo)
Kota yang setengah mati dihancurkan sepenuh birahi. foto: Sahabat Al-Aqsha | Sahabat Suriah (dari Aleppo)
Dulu tangga ini mengantarkanmu ke ruang tamu yang tenang dan hangat. Sekarang ia tak akan mengantarkanmu ke mana-mana. foto: Sahabat Al-Aqsha | Sahabat Suriah (dari Aleppo)
Yang berani menegakkan kepala di depan rezim angkara, siap-siap kehilangan kepala. foto: Sahabat Al-Aqsha | Sahabat Suriah (dari Aleppo)
…karena kepada ambulan pembawa orang luka pun rezim ini tak menyisakan belas kasihannya. foto: Sahabat Al-Aqsha | Sahabat Suriah (dari Aleppo)
Di jalan maut ini, kalau kau tak waspada, tubuhmu bisa ditembus peluru sniper yang bersembunyi entah di mana. Teror adalah sarapannya. foto: Sahabat Al-Aqsha | Sahabat Suriah (dari Aleppo)
Jejak syahwat rezim angkara yang hanya berpikir dua hal untuk rakyatnya: tunduk atau binasa. foto: Sahabat Al-Aqsha | Sahabat Suriah (dari Aleppo)
Anak-anak dilarang tertawa di sini. Hanya boleh menangis ketakutan, mati, atau pergi terserah ke mana. foto: Sahabat Al-Aqsha | Sahabat Suriah (dari Aleppo)
Di dekat batang yang mati berdiri ini, masih adakah semilir suara jiwa? foto: Sahabat Al-Aqsha | Sahabat Suriah (dari Aleppo)
Sebuah bis pengangkut Syabbihah (Hantu-hantu), sebutan untuk preman-preman tanpa seragam yang siap melumatkan tulang-tulang rakyat yang menuntut keadilan. foto: Sahabat Al-Aqsha | Sahabat Suriah (dari Aleppo)
Bahkan Tsunami di Aceh enggan menghancurkan masjid. Di Aleppo, amarah rezim ini melebihi Tsunami. Pelan, menyakitkan, memedihkan, menghancurkan, mematikan… foto: Sahabat Al-Aqsha | Sahabat Suriah (dari Aleppo)
Grafiti sederhana di dinding, menyambut warga yang pulang haji. Sudah tak ada yang bisa membacanya lagi. foto: Sahabat Al-Aqsha | Sahabat Suriah (dari Aleppo)
Zoom ke atas sedikit. Di lantai lima ruang duduk  yang hancur lebur itu, kata “Allah” masih bisa terbaca. Bagi yang masih ingin membacanya… foto: Sahabat Al-Aqsha | Sahabat Suriah (dari Aleppo)

Bank Syariah Mandiri
No. Rek 7799 880 002

BNI Syariah
No. Rek 7799 880 007

an. Sahabat Al Aqsha Yayasan

Konfirmasi SMS/WhatsApp: +62 877 00998 002
Konfirmasi E-mail: konfirmasi@sahabatalaqsha.com