‘Kelakuan Russia dan Iran di Suriah: Sediakan Ratusan Ton Amunisi, Tentara Hizb*** Tiap Sepuluh Hari’: FSA

YOGYAKARTA, Kamis (Sahabatsuriah.com): Pimpinan Pasukan Pembebasan Suriah (Free Syrian Army/Jaysul Hur) Jenderal Salim Idris angkat tangan terhadap sikap Barat yang mengingkari janji sendiri untuk menyuplai senjata bagi para pejuang revolusi terhadap rezim Basyar al-Assad.

Dalam wawancara dengan kantor berita Anadolu, di Ankara, Turki, Salim Idris menyatakan sudah tidak berharap lagi akan ada bantuan apa pun. “Kami tidak paham dengan sikap Barat. Mula-mula berjanji sendiri akan mencabut embargo senjata ke Suriah, kemudian mereka sendiri yang give up,” demikian Salim Idris mengenai pernyataan-pernyataan bertentangan yang dikeluarkan Amerika, Uni Eropa dan Prancis tentang permintaan persenjataan dari pihak pejuang pembebasan Suriah.

Salim Idris membenarkan bahwa pasukan rezim Basyar – yang menurut berbagai badan kemanusiaan sudah membunuh sedikitnya 100.000 warga Muslimin Suriah – berhasil merebut kendali atas sejumlah garis besar pertempuran. Namun hal ini terjadi karena adanya intervensi pihak-pihak asing di dalam negeri.

“Setiap 10 hari, Russia dan Iran menyuplai 400 ton amunisi kepada rezim Suriah. Kapal-kapal kargo Russia berhenti di pelabuhan Beirut untuk mengangkut tentara-tentara Hizb*** ke (propinsi) Tartus (di kawasan Barat Suriah).”

Penyerangan Terus Berlangsung

Sejumlah relawan media melaporkan pesawat-pesawat tempur rezim yang mengebom kawasan Khalidiyah di kota Homs kemarin, Rabu 24 Juli. Dikabarkan, pesawat-pesawat itu menjatuhkan sekitar 20 rudal berkekuatan besar sekaligus di kawasan yang dikepung itu.

Warga Homs sudah merasakan dibom dan diterror setiap hari dengan berbagai jenis pesawat dan helikopter tempur  selama 14 bulan terakhir hampir tanpa henti sehingga sangat mengenali bentuk berbagai pesawat itu, dan bahkan bisa mengidentifikasi jenisnya hanya dengan mendengar suaranya.

Ini adalah beberapa korban yang jatuh kemarin akibat berbagai pengeboman yang dilakukan rezim Basyar al-Assad dan para pendukungnya dari kalangan milisi Syi’ah di Lebanon, Iraq dan Iran.

24 July - Syrian Days of Rage

 

970797_552661071436671_559743524_n

Dalam Sehari, Bertambah 125 Syuhada

Para relawan Local Coordination Committtees di Suriah melaporkan semalam bahwa dalam sehari, Rabu 24 Juli kemarin, sejumlah 125 warga Muslimin Suriah menemui syahid – Insya’ Allah.

Termasuk di antara mereka adalah 14 anak, 13 wanita dan dua orang warga yang syahid karena siksaan kejam di dalam tahanan rezim. Sebanyak 31 orang syuhada (Insya Allah) ditemukan di Damascus dan kawasan pinggirannya; sebanyak 29 di Aleppo; 20 di Homs; 19 di Dara’a; 11 di Hama; 8 di Idlib; enam di Deir Ezzur dan 1 di Hasakah. (Sahabat Suriah)